Oleh : F N K Sejuta doa dalam kebisuan malam untuknya Ku tuliskan diatas garis-garis daun yang sudah berganti warna untuk dia sang Bunda Bening, suci itulah cinta untukmu seperti setetes air yang jatuh melalui garis lintang cakrawala Tuhan Biarkan cinta ini mengalir dari butiran gelora yang bersenandung lewat bilik suara Memberi balutan kedamaian cinta dan kasihmu hingga waktu bertanya Kepada wanita yang tak pernah mengeluh atas sikap kecerobohan, keluguan dan ketidaktahuanku Kau tetap bangkit tanpa berkeluh asa Memberi cermin-cermin bijak yang menenangkan tiap relung jiwa, tapi terkadang Aku selalu melupakan itu Tuhan Biarkan kumenulis sebuah sajak putih hingga hari teristimewa menghampiri saat dua puluh dua desember nanti Ingin ku bingkai cinta untuk Mu dengan ketulusan hati tanpa ucapan kata yang merambat dari pusaran raga Wanita yang tak pernah mengeluh Itu adalah ketika dia mencoba tersenyum kala cobaan mengiringi langkah Cobaan yang membuat Ia menj...
Welcome To My Blogger